Cinta itu...
adalah perasaan yang dipenuhi banyak misteri..
dia datang tanpa disadari..
mencintai adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan..
tapi, dicintai adalah hal yang harus dijaga!
cinta membutuhkan kejujuran, keikhlasan, rasa sayang dan kepercayaan..
anugerah cinta mungkin sangat berat untuk diterima karena dalam perjalanan cinta terdapat berbagai macam halangan yang dapat membuat ukiran luka yang sulit disembuhkan dan dilupakan..
tapi, tanpa cinta hidup akan terasa hampa..
cobalah jalani hidup dengan memiliki sebuah cinta yang dapat menerima apa adanya.. :)
Rabu, 03 Agustus 2011
Minggu, 24 Juli 2011
Do'a ku :)
Tuhan...
Bila cinta adalah nafas, ku ingin hidup selamanya..
Bila cinta adalah keindahan, ku ingin terus memandangnya..
Ku hanya ingin dia bahagia mendapatkan cinta dari pilihan hatinya..
Tuhan...
Bila tiba saatnya nanti aku jauh darinya, tolong peluk dia selalu..
Dekaplah dia dalam selimut kasih Mu agar dia tak merasa sepi..
Agar dia tak merasa sendiri..
Sadarkan dia bahwa cintanya adalah air mataku juga..
yang indah hanya sementara...
Yang indah hanya sementara..
Yang abadi adalah kenangan..
Yang tulus adalah dari sanubari..
Mudah mencari yang hilang,..
Takkan mudah mengejar impian..
Namun jauh lebih susah adalah mempertahankan apa yang ada..
Karena yang tergenggam bisa terlepas..
Yang terikat kadang membelenggu..
Jika kamu tidak dapat memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang sudah kamu miliki..
Yang tak jauh di depan mu, dan slalu ada untukmu..
Kamis, 09 Juni 2011
HASRAT UNTUK BERUBAH
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku, ku dapati bahwa dunia tak kunjung berubah.
Maka cita-cita itupun aku persempit, lalu aku putuskan untuk hanya mengubah negeriku.
Namun nampaknya, hasrat itupun tiada hasilnya.
Ketika usiaku semakin senja, dengan semangatku yang masih tersisa, ku putuskan untuk mengubah keluargaku, orang-orang yang paling dekat dengan aku.
Tapi celakanya, merekapun tidak mau di ubah!
Dan kini, sementara ku berbaring saat ajal menjelang, tiba-tiba ku sadari :
“andaikan yang ku pertama-tama ku ubah adalah diriku, maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan, mungkin aku bisa mengubah keluargaku.
Lalu berkat inspirasi mereka dan dorongan mereka, bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku.
Kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia!!
*TERUKIR DI SEBUAH MAKAM DI WESTMINSTER ABBEY, INGGRIS, 1100 M*
Sabtu, 04 Juni 2011
cerita cinta ku
baru kali ini saya mempunyai cerita cinta yg begitu rumit..
ya, mungkin bisa di bilang cinta saya ini terlarang karena saya mencintai seorang lelaki (sebut saja si A) yang sangat di cintai oleh saudara saya sendiri.
dia memang bukan saudara kandung saya, tapi bagaimanapun juga saya menyesali mencintai si A itu.
saya sudah melakukan berbagai cara untuk melupakan si A, tapi kenyataannya saya tidak bisa melupakannya.
betapa bodohnya saya membiarkan cinta ini tumbuh.
saya sudah mencari lelaki lain untuk melupakannya, tapi tetap saya mengingat dia.
saya tidak bisa lepas dari dia, saya sangat mencintai dia.
tapi di sisi lain saya tidak mau menghancurkan hubungan keluarga saya dengan saudara saya itu.
saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.
:'(
ya, mungkin bisa di bilang cinta saya ini terlarang karena saya mencintai seorang lelaki (sebut saja si A) yang sangat di cintai oleh saudara saya sendiri.
dia memang bukan saudara kandung saya, tapi bagaimanapun juga saya menyesali mencintai si A itu.
saya sudah melakukan berbagai cara untuk melupakan si A, tapi kenyataannya saya tidak bisa melupakannya.
betapa bodohnya saya membiarkan cinta ini tumbuh.
saya sudah mencari lelaki lain untuk melupakannya, tapi tetap saya mengingat dia.
saya tidak bisa lepas dari dia, saya sangat mencintai dia.
tapi di sisi lain saya tidak mau menghancurkan hubungan keluarga saya dengan saudara saya itu.
saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.
:'(
Jumat, 20 Mei 2011
Cinta Seorang Ibu
Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak satu-satunya.Suaminya sudah lama meninggal karena sakit.
Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya . Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi,mengadu ayam, dan banyak lagi yang membuat si ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun begitupun ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, "Tuhan tolong Kau sadarkan anakku yang kusayangi, supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat,sebelum Aku mati".
Namun semakin lama si Anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk bui karena kejahatan yang dilakukannya.
Suatu hari ia kembali mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun malang nasibnya akhirnya ia tertangkap oleh penduduk yang kebetulan lewat. Kemudian dia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di Kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan sudah seringnya ia mencuri, maka tanpa ampun lagi si Anak tersebut dijatuhi hukuman Pancung. Pengumuman hukuman itu disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya didepan rakyat desa dan kerajaan tepat pada saat lonceng Gereja berdentang menandakan pukul enam pagi.
Berita hukuman itu sampai juga ke telinga si Ibu. Dia menangis ,meratapi Anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan. "Tuhan, Ampunilah Anak Hamba.Biarlah HambaMu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya. Dengan tertatih-tatih dia mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan, tapi keputusan sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur si Ibu kembali ke rumah . Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni.Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan ,rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan Pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng Gereja belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya didatangi petugas yang membunyikan lonceng di Gereja. Dia Juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi, suara dentangnya tidak ada.
Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang di pegangnya mengalir darah. , darah tersebut datangnya dari atas,berasal dari tempat di mana Lonceng diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh si Ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk Bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi, sebagai gantinya kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng .
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata . Sementara si Anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan.Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke Atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng,untuk menghindari hukuman pancung anaknya.
Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya, betapapun jahatnya si Anak. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing-masing ,selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di Dunia ini. Amin.
Sesuatu untuk dijadikan renungan untuk kita agar selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.
Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya . Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi,mengadu ayam, dan banyak lagi yang membuat si ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun begitupun ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, "Tuhan tolong Kau sadarkan anakku yang kusayangi, supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat,sebelum Aku mati".
Namun semakin lama si Anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk bui karena kejahatan yang dilakukannya.
Suatu hari ia kembali mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun malang nasibnya akhirnya ia tertangkap oleh penduduk yang kebetulan lewat. Kemudian dia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di Kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan sudah seringnya ia mencuri, maka tanpa ampun lagi si Anak tersebut dijatuhi hukuman Pancung. Pengumuman hukuman itu disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya didepan rakyat desa dan kerajaan tepat pada saat lonceng Gereja berdentang menandakan pukul enam pagi.
Berita hukuman itu sampai juga ke telinga si Ibu. Dia menangis ,meratapi Anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan. "Tuhan, Ampunilah Anak Hamba.Biarlah HambaMu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya. Dengan tertatih-tatih dia mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan, tapi keputusan sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur si Ibu kembali ke rumah . Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni.Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan ,rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan Pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng Gereja belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya didatangi petugas yang membunyikan lonceng di Gereja. Dia Juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi, suara dentangnya tidak ada.
Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang di pegangnya mengalir darah. , darah tersebut datangnya dari atas,berasal dari tempat di mana Lonceng diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh si Ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk Bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi, sebagai gantinya kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng .
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata . Sementara si Anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan.Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke Atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng,untuk menghindari hukuman pancung anaknya.
Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya, betapapun jahatnya si Anak. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing-masing ,selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di Dunia ini. Amin.
Sesuatu untuk dijadikan renungan untuk kita agar selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.
Langganan:
Postingan (Atom)